Dalam dunia pertanian modern, pemanfaatan agen hayati sebagai alternatif ramah lingkungan untuk meningkatkan hasil pertanian semakin mendapat perhatian. Salah satu agen hayati yang terkenal karena efektivitasnya adalah Trichoderma. Sebagai biokontrol, Trichoderma bertindak sebagai pelindung tanaman dari infeksi jamur patogen. Sedangkan sebagai biofertilizer, Trichoderma berperan penting dalam meningkatkan kualitas tanah dan mempercepat penyerapan nutrisi tanaman.
Trichoderma juga mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroba penting lainnya, dan membantu pertumbuhan akar tanaman yang lebih sehat dan kuat. Akan tetapi, untuk memaksimalkan manfaatnya, aplikasi Trichoderma harus dilakukan dengan cara yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Bentuk Produk di Pasar
Trichoderma tersedia dalam dua bentuk utama: serbuk (granul atau tepung) dan cair (suspensi spora). Keduanya memiliki cara aplikasi yang berbeda, namun keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan kesehatan tanaman dan tanah.
- Trichoderma Serbuk
Produk berbentuk serbuk biasanya digunakan untuk pencampuran media tanam, pelapisan benih, atau bahkan sebagai taburan langsung ke tanah. Bentuk serbuk ini lebih efektif ketika dicampurkan dengan media tanam atau bahan organik, sehingga spora Trichoderma dapat berkembang dengan baik di dalam tanah.

- Trichoderma Cair
Produk cair lebih fleksibel dan mudah diaplikasikan. Biasanya, produk cair sebanyak 10 – 20 mL dicampurkan ke dalam 1 liter air bersih. Trichoderma dalam bentuk cair biasanya digunakan untuk penyiraman tanaman, terutama untuk tanaman yang sudah ditanam di lahan atau di dalam pot. Produk cair ini mengandung suspensi spora Trichoderma yang siap bekerja begitu terkena tanah atau akar tanaman.

Langkah-langkah Aplikasi Trichoderma yang Tepat
Agar Trichoderma dapat bekerja secara efektif, penting untuk mengetahui kapan dan bagaimana cara mengaplikasikannya. Berikut adalah panduan lengkap mengenai cara aplikasi Trichoderma yang tepat:
1. Waktu Aplikasi yang Tepat
Karena Trichoderma merupakan organisme hidup, waktu aplikasi sangat menentukan keberhasilannya. Trichoderma sebaiknya diaplikasikan pada pagi atau sore hari ketika suhu tanah lebih sejuk dan sinar matahari tidak terlalu terik. Aplikasi pada siang hari dengan suhu yang tinggi dapat mengurangi efektivitas spora karena panas dapat merusak sel-sel mikroorganisme tersebut.
Selain itu, hindari aplikasi Trichoderma saat hujan atau saat tanah terlalu basah, karena kondisi ini dapat mengurangi kemampuan Trichoderma untuk menempel dengan baik pada permukaan tanah atau akar tanaman.
2. Aplikasi pada Benih
Salah satu cara paling efektif menggunakan Trichoderma adalah dengan melapisi benih sebelum ditanam. Caranya adalah dengan mencampurkan Trichoderma serbuk dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental, kemudian melapisi benih secara merata dengan pasta tersebut. Setelah dilapisi, benih sebaiknya dijemur di tempat teduh sampai kering sebelum ditanam. Aplikasi ini membantu Trichoderma untuk tumbuh lebih cepat dan melindungi benih dari infeksi penyakit sejak awal.
3. Aplikasi pada Media Tanam
Trichoderma juga dapat dicampurkan langsung ke media tanam. Untuk penggunaan di pot atau polybag, campurkan sekitar 2–5 gram Trichoderma serbuk per kilogram media tanam. Diamkan selama satu hingga dua hari agar dapat berkembang dan membentuk koloni aktif di dalam media.
Jika menggunakan produk cair, dosis yang tepat perlu mengikuti petunjuk pada kemasan, biasanya sekitar 10–20 ml per liter air. Aplikasi secara teratur setiap 2–3 minggu sekali akan memastikan populasi Trichoderma tetap terjaga dan efektif dalam mengendalikan patogen serta meningkatkan kualitas tanah.
4. Aplikasi pada Tanaman di Lahan
Untuk tanaman yang sudah berada di lahan terbuka, Trichoderma dapat diaplikasikan dengan cara menaburkannya langsung di sekitar perakaran tanaman. Dosis yang disarankan adalah 5–10 gram per tanaman, yang kemudian ditutup dengan tanah dan disiram secukupnya. Pada produk cair, Trichoderma dapat dicampurkan dengan air dan disiramkan ke tanah di sekitar perakaran tanaman. Teknik ini memastikan Trichoderma dapat bekerja optimal dalam mendukung kesehatan akar dan melawan patogen tanah.
5. Frekuensi Aplikasi
Penting untuk mengulang aplikasi Trichoderma setiap 2–3 minggu sekali, tergantung pada kondisi lingkungan dan tanaman. Dengan aplikasi rutin, Trichoderma dapat menjaga keseimbangan mikroflora tanah, memperbaiki struktur tanah, dan mencegah serangan penyakit secara berkelanjutan.
Faktor Lingkungan yang Mempengaruhi Efektivitas Trichoderma
Trichoderma dapat berkembang dengan baik di tanah yang memiliki kondisi lembap, kaya bahan organik, dan memiliki drainase yang baik. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kondisi tanah memiliki sifat-sifat yang mendukung. Penggunaan pupuk organik seperti kompos atau bokashi sangat disarankan untuk mendukung pertumbuhan Trichoderma dan meningkatkan efektivitasnya. Selain itu, hindari penggunaan pestisida dan fungisida kimia karena dapat membunuh Trichoderma dan mikroorganisme bermanfaat lainnya.
Mengapa Memilih Trichoderma dari Tridhata Agro?
Sebagai bentuk komitmen terhadap pertanian berkelanjutan, Tridhata Agro menghadirkan produk pupuk hayati Trichoderma yang dikembangkan melalui proses produksi berstandar tinggi. Menggunakan isolat unggul dan teknologi fermentasi yang terkontrol, setiap batch produk kami dirancang untuk memberikan performa optimal di lapangan—meningkatkan kesehatan tanah, memperkuat ketahanan tanaman, dan mendukung produktivitas secara konsisten.
Dengan kualitas yang teruji dan layanan teknis yang responsif, Tridhata Agro siap menjadi mitra terpercaya bagi petani, pelaku agribisnis, hingga instansi pertanian dalam mewujudkan sistem pertanian yang tangguh dan ramah lingkungan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk Trichoderma kami, atau untuk konsultasi teknis, jangan ragu untuk menghubungi tim Tridhata Agro. Bersama kami, Anda dapat meraih kesuksesan dalam setiap langkah pertanian berkelanjutan.
Find us on
Instagram : Instagram.com/Planteria.id
Whatsapp : https://wa.me/6281297981606
Tiktok : https://www.tiktok.com/@planteria.id?lang=en
Tips dan info produk : https://linktr.ee/orderplanteria
Shopee : https://shopee.co.id/bambangs09?page=1&sortBy=pop
Tokopedia : https://www.tokopedia.com/planteriaid

