Ingin Tanamanmu Cepat Berbunga dan Berbuah dengan Lebat? Ini Dia Rahasianya

Lush green lychee tree branches laden with ripe, colorful fruits.

Lush green lychee tree branches laden with ripe, colorful fruits.Tercatat ada lebih dari 2.000 jenis tanaman buah di dunia. Tanaman dengan buah yang lebat memang sangat menyenangkan dan memanjakan mata. Namun terkadang, tanaman dapat mengalami kesulitan berbunga karena adanya faktor-faktor tertentu. Masalah lain terkait produktivitas tanaman adalah jumlah bunga yang sedikit, bunga layu dan  mudah rontok, atau bahkan tanaman yang tak kunjung berbuah meskipun memiliki bunga yang sangat lebat. Masalah-masalah tersebut tentu harus diperhatikan dengan baik agar dapat diberikan solusi yang tepat bagi tanaman.

Bunga dan buah membutuhkan zat-zat nutrisi khusus yang cukup berbeda dengan fase pertumbuhan tanaman yang lain. Agar tak keliru saat memberikan penanganan, kita harus jeli dalam mengenali gejala ketidakseimbangan nutrisi pada tanaman. 

 

Unsur-Unsur Esensial Memegang Peranan Sangat Penting bagi Tanaman

Close-up of gardening essentials with soil scoop, bag, and wooden box in garden setting.

Kita tentu sudah tidak asing lagi dengan pupuk NPK. Pupuk NPK terdiri atas unsur Natrium (N), Phospor (P), dan Kalium (K) yang memiliki perannya masing-masing bagi tanaman. Unsur-unsur tersebut adalah nutrisi utama yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar, atau lebih dikenal dengan istilah makronutrien. 

Nitrogen berperan penting dalam perkembangan daun, Phospor memegang kendali dalam pembentukan bunga dan buah, sedangkan Kalium memiliki peran utama dalam menjaga perakaran agar tetap sehat. 

Oleh karena itu, kita harus pandai dalam menganalisis jenis pupuk apa yang dibutuhkan tanaman dalam setiap fase pertumbuhan dan perkembangannya. Kita juga sebaiknya dapat mengetahui berapa perbandingan yang dibutuhkan oleh tanaman. Formulasi yang direkomendasikan untuk mempercepat pembungaan dan produksi buah adalah 1:2:2 atau 1:3:3 (N:P:K).

Pemberian unsur Nitrogen yang tinggi bertujuan untuk memaksimalkan pertumbuhan vegetatif pada tanaman. Unsur Fosfor berperan dalam pembentukan bunga dan sistem akar yang kuat. Sementara itu, unsur Kalium berperan dalam  meningkatkan kualitas bunga dan ketahanan tanaman terhadap stress.

Apabila ditinjau dari peran masing-masing, maka dapat disimpulkan bahwa pupuk tinggi Fosfor dan Kalium sangat dibutuhkan dalam fase produktif (pembungaan). Namun, selain pemberian nutrisi esensial dalam jumlah yang tepat, perlu diperhatikan juga pemberian mikronutrien seperti Boron (Bo), Zinc (Zn), Tembaga (Cu), Mangan (Mn), dan Molibdenum (Mb) agar hasil panen yang diinginkan semakin optimal.

Batasi Asupan Nitrogen, Gunakan pupuk dengan P dan K yang lebih tinggi

Close-up of fresh cayenne peppers growing outdoors in a lush green garden.

(Tanaman cabai dengan formulasi pupuk ideal)

Vivid close-up of green chili pepper growing on plant with lush leaves outdoors.

(Tanaman cabai dengan pupuk tinggi Nitrogen menyebabkan daun terlalu rimbun)

Perlu diingat bahwa jika menginginkan tanaman cepat berbuah dengan lebat, maka jangan terlalu banyak memberikan pupuk Nitrogen (N). Pemberian Nitrogen kadar tinggi pada awalnya memang bagus untuk tanaman karena dapat mempercepat pertumbuhan. Tanaman akan terlihat sangat sehat, berdaun banyak, hijau dan segar. Namun, apabila diberikan secara terus menerus justru dapat menghambat pembentukan bunga dan buah. 

Tanaman yang terlalu rimbun justru dapat mengalami “boros nutrisi”. Nutrisi yang seharusnya digunakan untuk pembentukan bunga dan buah, tapi justru dikonsumsi untuk pertumbuhan vegetatif tanaman yaitu untuk memberi makan daun yang rimbun. Selain itu, hormon tanaman juga dapat terganggu sehingga tanaman akan cenderung selalu berada di fase pertumbuhan vegetatif. Otomatis, produksi buah menjadi sangat sedikit atau bahkan tidak berbuah sama sekali.

Untuk mengatasi tanaman yang memiliki daun terlalu rimbun agar produktivitas buah meningkat, kita dapat melakukan beberapa upaya sebagai berikut:

  1. Melakukan pemangkasan daun dan cabang
  2. Memberikan pupuk rendah Nitrogen namun tinggi Phospor dan Kalium
  3. Memastikan mendapatkan penyinaran cahaya matahari yang cukup selama kurang lebih 6 jam dalam sehari.

Setelah mengetahui fungsinya masing-masing, kita tentu menjadi semakin bijak dalam melakukan perawatan tanaman, termasuk dalam menentukan produk apa yang akan digunakan. 

Pupuk bunga dan buah dari Tridhataagro telah diformulasikan secara khusus dengan kombinasi makronutrient dan mikronutrient yang tepat untuk mempercepat pembungaan pada tanaman sekaligus memelihara bunga agar tidak mudah rontok. 

Selain itu, Pupuk bunga dari Tridhataagro juga diperkaya dengan zat perangsang tumbuh organik yang dapat memacu pertumbuhan kuncup dan tunas sehingga jumlah produksi buah semakin meningkat. Smart farming starts by choosing products wisely. Planting for happiness  ^ ^

 

Find us on
Instagram  : Instagram.com/Planteria.id

Whatsapp  https://wa.me/6281297981606

Tiktok  https://www.tiktok.com/@planteria.id?lang=en

Tips dan info produk : https://linktr.ee/orderplanteria

Shopee  https://shopee.co.id/bambangs09?page=1&sortBy=pop

Tokopedia https://www.tokopedia.com/planteriaid

Web https://www.planteria.id/ 

 

 

Share the Post:

Related Posts